Senin, 03 Juni 2013

Analisis Perancangan Jaringan Komputer 9

Resume 3 "OSPF" 

OSPF ( Open Shortest Path First  )

Apa Sebenarnya OSPF?

OSPF merupakan sebuah routing protokol berjenis IGP yang hanya dapat bekerja dalam jaringan internal suatu ogranisasi atau perusahaan. Jaringan internal maksudnya adalah jaringan di mana Anda masih memiliki hak untuk menggunakan, mengatur, dan memodifikasinya. Atau dengan kata lain, Anda masih memiliki hak administrasi terhadap jaringan tersebut. Jika Anda sudah tidak memiliki hak untuk menggunakan dan mengaturnya, maka jaringan tersebut dapat dikategorikan sebagai jaringan eksternal.

Selain itu, OSPF juga merupakan routing protokol yang berstandar terbuka. Maksudnya adalah routing protokol ini bukan ciptaan dari vendor manapun. Dengan demikian, siapapun dapat menggunakannya, perangkat manapun dapat kompatibel dengannya, dan di manapun routing protokol ini dapat diimplementasikan.

Analisis Perancangan Jaringan Komputer 8

Resume 2 "Tunnel" 

IP Tunnel
  • Tunnel adalah sebuah metode penyelubungan (encapsulation) paket data di jaringan TCP/IP, yang biasanya digunakan untuk mensimulasikan koneksi fisik antara dua network melewati jaringan yang lebih besar (WAN/Internet). 
  • Paket data dari aktifitas transfer data di kedua network mengalami sedikit pengubahan atau modifikasi. Yaitu penambahan header dari tunnel di tiap paket data dari traffic yang terjadi di kedua network tersebut. Walupun ada pengubahan pada paket data informasi paket yang asli tetap disertakan (RFC 2003 compliant ). 
  • Ketika data sudah melewati tunnel dan sampai di tujuan (ujung) tunnel, maka header dari paket data akan dikembalikan seperti semula (header tunnel dihilangkan).

Analisis Perancangan Jaringan Komputer 7

Resume 1 "ADVANCED MIKROTIK TRAINING ROUTING (MTCRE)" 

Static Route & Policy Route

  1. Static Route
Suatu static route adalah suatu mekanisme routing yang tergantung dengan routing table (tabe; routing) dengan konfigurasi manual. Static router (yang menggunakan solusi static route) haruslah dikonfigurasi secara manual dan di-maintain secara terpisah karena tidak melakukan pertukaran informasi routing table secara dinamis dengan router-router lainnya. 


Suatu static route akan berfungsi sempurna jika routing table berisi suatu route untuk setiap jaringan di dalam internetwork yang mana dikonfigurasi secara manual oleh administrator jaringan. Setiap host pada jaringan harus dikonfigurasi untuk mengarah kepada default route atau default gateway agar cocok dengan IP address dari interface local router, di mana router memeriksa routing table dan menentukan route yang mana digunakan untuk meneruskan paket.
Static route terdiri dari perintah-perintah konfigurasi sendiri-sendiri untuk setiap route kepada router. Sebuah router hanya akan meneruskan paket kepada subnet-subnet yang hanya ada pada routing table. Sebuah router selalu mengetahui route yang bersentuhan langsung kepadanya keluar dari interface router yang mempunyai status “up and up” pada line interface dan protokolnya. Dengan menambahkan static route, sebuah router dapat diberitahukan ke mana harus meneruskan paket-paket kepada subnet-subnet yang tidak bersentuhan langsung kepadanya.

Selasa, 30 April 2013

Analisis Perancangan Jaringan Komputer 6

Membangun Jaringan 4 Lantai dengan Jalur Ganda


Sebelum membangunnya menggunakan router mikrotik ada baiknya untuk membuat tabel routing agar memudahkan kita dalam men-setting:



Analisis Perancangan Jaringan Komputer 5


Desain Jaringan 4 Lantai

A.      Topologi Jaringan



B.      AlatdanBahan
  • PC ( Personal Computer )
  • Mikrotik
  • Kabel UTP cross dan straight


C.      Teori Yang Diterapkan
Routing (Perutean) merupakan cara bagaimana suatu trafik atau laju lintas dalam jaringan dapat menentukan lokasi tujuan dan carater cepat menuju ketujuan tersebut sesuai dengan alamat IP yang  diberikan.
Perutean secara static dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
a.      Default Gateway
b.      Static Router

Penggunaan Default gateway dan static route tersebut diatas dapat kita perhatikan sesuai dengan kebutuhan kita pada saat mendesain suatu jaringan, apakah route yang dibuat agak kompleks atau sederhana. Untuk desain route sederhana kemungkinan besar dapat digunakan dengan menggunakan  default gateway. Tetapi seandainya kondisi jaringan sudah begitu kompleks dapat kita menggunakan default gateway dan static route pada titik – titik tertentu.

Membuat tabel routing Static
Route menerima 4 option :
·         Add menambahkan route ketabel
·         Deletemenghapus route daritabel
·         Change mengubah routing padaentritabel
·         Print mencetaktabel routing

Destination adalah parameter optional yang menyebutkan alamat jaringan tujuan yang akan disebutkan pada entri tabel routing. Mask adalah netmask dari destination. Gateway adalah parameter optional yang menentukan alamat IP dari gateway yang akan digunakan saat melakukan routing datagram ketujuan.

Analisis Perancangan Jaringan Komputer 4

Rancangan Jaringan 1 Lantai 8 Ruangan

Berikut ini saya akan mencoba membuat desain ataupun rancangan jaringan 1 lantai, 8 ruangan dengan masing-masing ruangan terdiri dari 20 komputer. Dengan host tiap ruangan = 20 PC, maka perhitungan subnetting kelas C yaitu :
h = banyaknya biner 0 pada oktet terakhir netmask
= banyaknya biner 1 pada oktet terakhir netmask
            2 h – 2   >= 20
            2 h          >= 20 + 2
            2 h         >= 22
            2 5         >= 22
            32          >= 22
h = 5 dan  n = 3 sehingga netmask IP Local yaitu :

Analisis Perancangan Jaringan Komputer 3


STRUCTURED CABLING BASICS

Tujuan
  • ·         Menentukan generic cabling system
  • ·         Untuk mengaktifkan perencanaan dan menginstal dari sistem kabelselama konstruksi / renovasi
  • ·         Menetapkan persyaratan kinerja
  • ·         Independen aplikasi

Menentukan:
  • ·         kebutuhan kabel
  • ·         jarak kabel
  • ·         konfigurasi Outlet / konektor
  • ·         Rekomendasi topologi

Meliputi berbagai  bangunan dan aplikasi
  • ·         Suara, data, teks, video, gambar, dll
  • ·         Sampai  1.000.000 m2 ruang kantor
  • ·         Sampai 50.000 pengguna

Berlaku pada bangunan untuk perusahaan komersial yang berorientasi kantor
Mengapa menggunakan kabel terstruktur?
  • ·         Memberikan fleksibilitas
  • ·         Mendukung lingkungan yang beragam
  • ·         Memastikan kinerja yang handal, dan performa yang  tinggi
  • ·         Memungkinkan untuk bergerak cepat, menambahkan, perubahan kabel yang terstruktur

Pengkabelan merupakan  5-10% dari Total biaya jaringan ... Tapi ... menyumbang 50-70% dari kesalahan jaringan.  Rata- rata Jaringan crash 20 KALI per tahun.

Unsur-unsur structured cabling :
  • ·         Horizontal Cabling
  • ·         Backbone Kabel
  • ·         Area Kerja
  • ·         Ruang Telekomunikasi
  • ·         Ruang Peralatan
  • ·         Entrance Facilities
  • ·         Administrasi


Dua elemen dasar Horizontal Cabling
  • ·         Horizontal Cabling & hubungan hardware
  • ·         Horizontal pathways & ruangan